Jumat, 27 November 2015

KERAJINAN TANGAN MASYARAKAT SADE



                                      

                                          KERAJINAN TANGAN MASYARAKAT SADE




Masyarakat sade yang dikenal sebagai suku sasak asli pola hidupnya terisolasi dari luar dan penuh kesederhanaan ,namun memilki daya kreatifitas yang tinggi mampu mengolah hasil kekayaan alam seperti:kayu,bambu,jerami menjadi kerajinan tangan yang unik,rumah,lumbung dan lainnya dan kesemuanya itu diolah secara tradisional.Masyarakat Sade sungguh kreatif bahkan hampir semua penduduk Sade mampu membuat aneka kerajinan tangan seperti patung khas suku sasak,gelang,cicin,kalung,gantungan kunci yang terbuat dari tanduk kerbau pilihan yang diolah sedemikian rupa kemudian juga diberi warna-warni yang menarik yang didominasi warna coklat.



Kerajinan tangan yang dilakukan masyarakat Sade patung khas Sade misalnya bentuknya cukup unik kecil memanjang tidak seperti patung umumnya Kerajinan tangan yang menarik didusun sade ialah kerajinan kain tenun lombok atau songket.Kain tenun ini terbuat dari bahan dasar kapas pilihan kemudian diolah dengan menggunakan alat tenun juga terbuat dari bambu dan kayu pilihan kemudian dibentuk sedemikian rupa sehingga membentuk alat tenun yang unik,sederhana siap untuk dipergunakan membuat aneka tenunan khas lombok.



Pada awalnya pengrajin tenun Sade hanya membuat kain tenun saja,tetapi seiring perkembangan zaman mereka akhirnya membuat baju,sarung,sajadah dengan desain unik khas Sade.Proses pembuatan tenun khas Lombok yang mengandalkan peralatan tradisional membutuhkan waktu cukup lama tergantung jenis kain yang akan dikembangkan terkadang 1 minggu sampai 2 minggu ,meskipun pengerjaannya tradisional ,namun memiliki nilai seni dan kualitas yang cukup baik tak kalah dengan kualitas tenun daerah lain.Aneka kerajinan yang berkembang didesa Sade mampu memberi nilai ekonomi bagi masyarakat dan memperdayakan pekerja perempuan menjadi lebih bermartabat dan terarah pola pikirnya.



Kerajinan tangan didesa Sade belum sepenuhnya berkembang dengan baik mengingat pemasarannya masih terbatas dilingkungan desa Sade sehingga belum memiliki pangsa pasaran tetap diluar Sade dan masyarakat Indonesia pun belum banyak mengenal produk kerajinan Sade secara menyeluruh mengingat miskinnya promosi yang dilakukan masyarakat bersama pemerintah setempat.Kerajinan tangan Suku sasa didesa Sade pada dasarnya juga merupakan industri kecil yang sudah sewajarnya mendapat perhatian dari pemerintah setempat paling tidak pelatihan maupun pembinaan secara intensif mengingat hasil kerajinan suku sasak didesa Sade memiliki nilai seni serta nilai ekonomi yang tinggi .


Tidak pungkiri memang kerajinan tangan suku Sade telah dikenal wisatawan saat mereka mengunjungi desa wisata ini ,namun hanya dilingkungan wisatawan yang berada dan berwisata didaerah lain sementara wilayah lain diluar lombok belum mengenal bahkan ada yang sama sekali tidak mengenalnya



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar