Selasa, 13 Oktober 2015

Cidomo adalah Alat Transportasi Tradisional Lombok

Cidomo adalah Alat Transportasi Tradisional Lombok

Selain terkenal dengan pantai-pantainya yang indah,air terjun yang menawan dan makanan khasnya yang mengguggah selera. namun ada satu lagi nih yang unik,lombok memiliki alat transportasi tradisional yang bernama cidomo yang Secara fisik kendaraan ini mirip dengan delman atau andong yang terdapat di pulau Jawa. Perbedaan utama dari delman atau andong adalah cidomo menggunakan roda mobil bekas, bukan roda kayu. Sampai saat ini, alat transportasi ini masih menjadi sarana transportasi utama.jika berwisata ke lombok,maka kita akan dapat merasakan sensasinya naik cidomo. alat transportasi tradisional khas lombok ini setiap harinya selalu ramai berlalu-lalang. tapi kenapa dinamakan cidomo? Cidomo merupakan singkatan dari cikar, dokar, dan mobil.



  Di lombok sendiri hanya ada 2 jenis alat transportasi yang boleh digunakan di kawasan sentra pariwisata Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yaitu sepeda gayuh dan cidomo. namun untuk alat transportasi cidomo ini jumlahnya dibatasi dan tergabung di dalam suatu naungan koperasi yang bernama janur indah. karena jumlahnya yang dibatasi, efeknya pun membuat harga satu unit cidomo, beserta kudanya sangat mahal sekitar Rp 400 juta sampai 600 juta.



  Setiap kusir cidomo diwajibkan menjadi anggota koperasi Janur Indah,karena dari keanggotaan itulah izin beroperasi didapatkan. karena jumlahnya yang sangat dibatasi yaitu hanya 32 unit saja,untuk masyarakat yang ingin menjadi kusir cidomo baru di kawasan Gili Trawangan ini sangat sulit sekali karena hanya ada satu cara yaitu dengan balik nama dengan pemilik lama. namun seiring berkembangnya wisata lombok ini sangat jarang kusir cidomo yang mau menjual cidomonya.



  Di pulau Lombok satu unit cidomo dapat mengangkut 5-6 orang penumpang, tapi lain lagi kalau sudah di di Gili Trawangan, maksimal 3 orang penumpang. selain itu tarifnya  lumayan mahal antara Rp 25 ribu –Rp 50 ribu per orang, tergantung juga dengan jarak yang ditempuh. tapi tidak ada salahnya ,jika berlibur ke lombok danmencoba alat transportasi yang satu ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar