Minggu, 20 September 2015

SATE BULAYAK LOMBOK

Asal-usul sate Bulayak






Konon sate Bulayak bermula dari Desa Lembuak- Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat ,sehingga dahulu orang hanya bisa mendapatkan kuliner ini daerah tersebut. Tetapi sekarang sudah banyak orang yang menjual sate unik ini bahkan hingga ke Kota Mataram sampai Pantai Senggigi. Di sekitar tahun 60-an, sate Bulayak Lombok hanya dibuat ketika ada perayaan pesta rakyat seperti acara panen raya atau saat menjelang masa tanam padi, yang biasanya terjadi 3 kali setahun. Dahulu, hidangan Bulayak ini dimakan tanpa sate, melainkan dengan rebusan kecambah kacang hijau yang disiram bumbu pelalah. Tidak ada yang tahu sejak kapan orang mulai menambahkan sate dalam kuliner ini.
Nama sate Bulayak sebenarnya diambil dari penganan serupa lontong yang dimakan sebagai pendamping sate. Bulayak adalah beras yang diolah seperti mengolah lontong tetapi tidak dibungkus dengan daun pisang melainkan daun enau atau kelapa yang dililitkan seperti spiral dengan panjang sekitar 10 cm. Satenya sendiri hampir sama dengan hidangan sate dari berbagai wilayah di Indonesia yaitu terbuat dari daging sapi atau daging ayam. Sate Bulayak Lombok berukuran lebih kecil dari sate Madura dan bercita rasa khas yaitu teksturnya legit dan beraroma sedap. Selain itu kekhasannya yang lain adalah lidi yang digunakan untuk menusuk daging satenya bukanlah lidi dari bambu melainkan lidi dari daun kelap

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar