Minggu, 24 Januari 2016

MUTIARA TELUK NARA LOMBOK

         
                                                MUTIARA TELUK NARA LOMBOK





Panorama Teluk Nara Desa Malaka.Kecamatan Pemenang ,Kabupaten Lombok Utara,ketika mentari berbinar di ufuk rona, dari tabir mega pagi bhaskara menyampaikan salam . Air laut sedikit beriak namun tenang, ratusan bola pelampung berwarna biru dan hitam mengapung dpetak keramba yang mngapung 100 meter dari bibir pantai. Di bawah pelampung-pelampung tersebut ratusan indukan kerang dari jenis Pinctada maxima diikat dalam jaring-jaring khusus.
Setelah berumur 40 hari kerang kerang mutiara tersebut dirawat di bak-bak khusus dalam laboratorium, kerang-kerang penghasil mutiara harus dibudidayakan di laut lepas.di kedalaman 5 meter atau 10 meter jika laut sedang kotor. Di sanalah kerang-kerang tersebut dibiarkan hidup dan tumbuh dengan makanan plankton-plankton laut di sekitar perairan. an bila usianya sudah dua tahun,barulah kerang kerang itu dapat dioperasiOperasi yang dimaksud adalah proses injeksi nukleus ke dalam organ seksual kerang. Tujuannya, nukleus bisa diselimuti selubung-selubung alamiah dari kerang. Karena itu, pembudidayaan kerang secara alami bisa memakan waktu hingga empat tahun atau lebih. Besarnya kerang yang siap panen pun bervariasi. Namun, kerang yang dihasilkan perairan Indonesia rata-rata berdiameter 10"11 milimeter.


Ada tiga jenis mutiara di dunia. Yakni, south sea white pearl, south sea black pearl, dan mutiara air tawar. Mutiara putih south sea dihasilkan di selatan Laut China Selatan. Yakni, laut Filipina, Myanmar, sedikit Malaysia, serta sebagian besar perairan di Indonesia. South sea black pearl dihasilkan di Tahiti.mutiara air tawar terdapat di perairan Tiongkok. Tapi, kualitasnya dinilai kurang baik. "Indonesia adalah produsen south sea white pearl terbesar di dunia,dan ada mutiara keempat yang terkenal sangat legendaris. Namanya Akoya. Diameternya lebih kecil daripada south sea white pearl, hanya 9 mm. Sesuai namanya, mutiara itu banyak dibudidayakan di Jepang.
Mutiara yang baik harganya memang selangit. Mutiara berdiameter 18 milimeter, misalnya, dibanderol Rp 24 juta per biji. Untuk ukuran 16 milimeter dihargai Rp 18 juta, sedangkan yang 14 milimeter berharga Rp 10 juta. Tapi, yang paling dahsyat adalah mutiara jenis baroque yang dibanderol Rp 59 juta dengan ukuran 16 milimeter. Baroque termasuk jenis mutiara langka karena bentuknya yang tidak bulat sempurna. Kualitas mutiara produk Autore diukur berdasar sejumlah indikator. Di antaranya, shine (kilau), surface (kemulusan permukaan), shape (bentuk), dan size (ukuran). Masing-masing tidak bisa berdiri sendiri. "Semakin berkilau, mutiara semakin mahal,
Di Pulau Lombok, Autore memiliki dua tempat budi daya mutiara. Selain di Teluk Nara, Autore mengembangkan mutiara di Pulau Sumbawa. Dua tempat pembudidayaan tersebut siang malang dijaga petugas khusus. Seorang satpam di depan lokasi dan beberapa lainnya menyebar di pos-pos tertentu yang rawan pencurian,Memang, di laut tersebut produsen hanya mengawinkan kerang-kerang yang ada. Setelah itu, induk-induk kerang dibawa ke Banyu Biru, Banyuwangi, untuk dioperasi agar dapat menghasilkan mutiara yang berkualitas. "Di sini kami cuma membesarkan kerang sampai usia ideal.


Proses pembesaran kerang di Teluk Nara dilakukan secara alamiah. Mereka tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Prosesnya diawali dengan mengawinkan kerang jantan dan betina. Larva hasil perkawinan itu lantas dimasukkan ke bak-bak khusus di laboratorium. Di situlah bayi-bayi kerang diberi makanan berupa plankton.Plankton itu sendiri dihasilkan dari proses "beternak" plankton di laboratorium.Dan selanjutnya menyerahkan semuanya kepada alam,dan alam yang memperoses dengan mekanisne daurnya.Dan memang proses tersebut sangat berisiko dan memakan waktu lama. Sebab, jika laut terkena limbah beracun, jumlah plankton akan berkurang sehingga kerang tak bisa tumbuh normal. Namun, itu sudah pilihan karena budi daya mutiara sangat mengandalkan faktor alam.


Selain mengurusi perkawinan kerang, para pekerja di Autore harus membersihkan kulit-kulit kerang. Kulit ratusan kerang yang direndam di laut harus dibersihkan dari sisa-sisa makanan dan lumut. Selain itu, jaring-jaring harus dibersihkan dari kerang-kerang liar yang ikut menumpang tempat.Lumut dan kotoran yang menempel di kulit kerang akan menjadi santapan ikan baronang dan ikan-ikan kecil di pinggir pantai. "Prosesnya dilakukan secara alamiah. Semuanya dari alam. Tidak ada limbah yang dihasilkan alias zero waste,
Pengelolaan Kerang Mutiara di Teluk Nara atau budi daya kerang mutiara dimukai sejak 2004. Autore merupakan produsen dan distributor mutiara terbesar kedua di dunia. Produk mereka pernah dipakai artis Hollywood Angelina Jolie.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar